Senin, 27 April 2015
STRUKTUR ORGANISASI KAMPUNG BUKIT
Posted by Unknown on 02.50 with No comments
Sejarah Kampung Bukit
Posted by Unknown on 02.19 with No comments

Kampung Bukit
berjarak 0,5 Km dari Ibu Kota Kecamatan, wilayah Kampung Bukit
terbagi dalam (dua) dusun yaitu Dusun Bukit Lah dan Dusun Bukit Eweh dengan
jumlah penduduk sebanyak 597 (lima ratus sembilan puluh tujuh) jiwa terdiri
dari 162 (seratus enam puluh dua) Kepala Keluarga. Mayoritas penduduk Kampung
bukit bermata pencaharian sebagai wiraswasta dan petani.
Kampung Bukit
merupakan Kampung pemekaran dari Kampung Gunung Bukit dimana pada proses
pemekarannya Kampung bukit berstatus sebagai Kampung persiapan sejak tahun 2004
baru kemudian Kampung bukit disyahkan menjadi Kampung defenitif pada tahun 2006
bersama Kampung Gunung Balohen yang juga hasil pemekaran dari Kampung Gunung
Bukit.
RPJM USULAN
Posted by Unknown on 01.47 with No comments
PEMBANGUNAN PASAR KAMPUNG BUKIT
KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH
Pasar
adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual
beli barang atau jasa. Adapun fungsi pasar yaitu Fungsi Distribusi, Fungsi
Pembentukan Harga , Fungsi Promosi. Distribusi pasar berfungsi mendekatkan
jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Dalam
fungsi distribusi, pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari
produsen kepada konsumen. Fungsi Pembentukan Harga Pasar berfungsi sebagai
pembentuk harga pasar, yaitu kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.
Fungsi Promosi Pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi.
Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan cara memasang spanduk, membagikan
brosur, membagikan sampel, dan lain-lain.
Pasar
tradisional yakni pasar yang dibangun oleh pihak pemerintah, swasta, koperasi,
dan swadaya masyarakat. Tempat usahanya dapat berbentuk toko, kios, los, dan
tenda yang menyediakan barang-barang konsumsi sehari-hari masyarakat. Pasar
tradisional biasanya dikelola oleh pedagang kecil, menengah, dan koperasi.
Proses penjualan dan pembelian dilakukan dengan tawar-menawar. Para
pengelolanya bermodal kecil.
Pada
Kampung Bukit terdapat Pasar Tradisional, yang letaknya cukup strategis yakni
bertepatan ditepi jalan. Kondisi lingkungannya juga cukup ramai sehingga banyak
masyarakat yang berbelanja ke pasar tersebut. Namun, dengan kondisi yang ada
pasar tersebut kurang layak dikatakan sebagai pasar melihat kondisinya tidak
adanya tempat yang baik untuk pedagang menjajakan barang dagangannya dan tidak
adanya tempat parkir bagi masyarakat yang membawa kendaraan untuk berbelanja
sehingga mereka memarkir kendaraan secara sembarangan, hal ini menyebabnkan
kemacetan mengingat kondisi jalan yang tidak cukup luas. Selain itu, jarak
tempuh dari kampung ke pasar induk yang terlalu jauh.
Berdasarkan
permasalahan diatas, pentingnya Pembangunan Pasar di Kampung Bukit menjadi
solusi yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Adapun
manfaat yang diperoleh dengan pembangunan pasar ini dapat memudahkan masyarakat
yang ada di Kampung Bukit dan masyarakat disekitarnya.
Berikut adalah Kondisi Pasar saat ini :



Berikut ini adalah bangunan pasar yang diusulkan :
Tampak Depan

Tampak Belakang

Tampak Samping Kiri

Tampak Samping Kanan

Posisi Lantai 1,Pasar Ikan

Download with pdf.
Berikut adalah Kondisi Pasar saat ini :



Sedangkan
Pembangunan Pasar yang diusulkan adalah Bangunan Pasar dibangun dalam gedung
yang berlantai dua, dimana pada lantai 1 difungsikan sebagai pasar ikan dan
pada bagian lantai 2 difungsikan sebagai pasar sayuran.
Berikut ini adalah bangunan pasar yang diusulkan :
Tampak Depan

Tampak Belakang

Tampak Samping Kiri

Tampak Samping Kanan

Posisi Lantai 1,Pasar Ikan

Download with pdf.Minggu, 26 April 2015
Selasa, 21 April 2015
KKN-PPM ANGKATAN IV UNIVERSITAS GAJAH PUTIH 2015 MENEMPATI KECAMATAN KEBAYAKAN
Posted by Unknown on 03.06 with No comments
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM)
merupakan bentuk nyata kontribusi Universitas Gajah Putih Takengon bagi
masyarakat, pemerintah daerah, industri, dan kelompok masyarakat yang ingin
mandiri secara ekonomi dan sosial. oleh karena itu program ini mensyaratkan
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa berperan Aktif dalam mengetahui
Permasalahan yang ada.
KKN yang di selenggarakan LPPM
Universitas Gajah Putih Fakultas Teknik Informatika di Tempatkan di seputaran
Kecamatan Kebyakan. yang meliputi beberapa Desa. salah satunya adalah Desa
Bukit Kecamatan Kebayakan. yang di tempati oleh Peserta KKN-PPM UGP FT Angkatan
IV 2015. KKN yang di lakukan di seputaran Kecamatan Kebayakan yang bertujuan
untuk membantu
menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat,dan memperkecil kekeliruan
perencanaan pembangunan sehingga sumber daya pembiayaan dapat lebih efektif.
hal ini muncul dalam program pembuatan peta kampung yang dilengkapi dengan
berbagai sarana dan prasarana umum serta peta perencanaan pembangunan kampung
(data dari RPJM). dengan jelasnya titik pembangunan yang diharapkan oleh
masyarakat maka pembangunan dapat lebih effisien. Demikian juga dengan
pembangunan jalan, drainase, pustu dll,
Oleh Karena itu diharapkan KPPM Angkatan
Ke IV tahun 2015 yang dilaksanakan Oleh Universitas Gajah Putih ini dapat
diharapkan mampu mendorong empati mahasiswa, dan
dapat memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat.
Dengan belajar bersama-sama masyarakat, akan banyak hal baru yang ditemui
mahasiswa. Masyarakat akan belajar dari mahasiswa dan sebaliknya mahasiswa akan
banyak memperoleh pengetahuan dari masyarakat. Interaksi seperti inilah yang
diharapkan akan muncul dan menjadikan program ini sebagai program yang
menyenangkan dan mempunyai manfaat yang signifikan bagi mahasiswa
(Universitas/Institut/Sekolah Tinggi), masyarakat.
KKN-PPM TEAM 10 UGP FT ANGKATAN IV 2015 |http://kampung-bukit.blogspot.com
Langganan:
Komentar (Atom)






